
Siti Nur Chalimah, Mahasiswi PAI Unugiri Raih Emas Kejurwil Pencak Silat Jatim
01/01/2026
Ingin UAS Sukses, Simak hal Penting dari Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Unugiri
04/01/2026pai.unugiri.ac.id, BOJONEGORO-Pergantian tahun kerap dimaknai sebagai momen perayaan dan penyusunan resolusi baru. Namun, menurut Dosen Filsafat Prodi PAI Unugiri, Ari Abi Aufa, tahun baru seharusnya dipahami lebih praktis dan mendalam. Bukan sekadar euforia pergantian angka pada kalender.
Kala wawancara eksklusif kepada Jurnalis Prodi PAI viaWhatsApp, Ari panggilan akrab Ari Abi Aufa, menegaskan bila esensi kehidupan terletak pada bagaimana seseorang menjalaninya setiap saat. Karenanya, ia mengingatkan mahasiswa PAI agar tidak menunda perubahan positif, hanya karena menunggu momen tertentu seperti pergantian tahun.
“Pada hakikatnya kita menjalani hidup setiap saat, bukan setiap tahun. Maka resolusi yang dibuat seharusnya juga berlaku setiap saat, tanpa perlu menunggu tahun baru,” ujarnya Jumat (2/1/26).
Ia mencontohkan, jika seseorang ingin menjadi pribadi yang lebih rajin, perubahan tersebut dapat dimulai saat ini juga. Menurutnya, kebiasaan menunggu momen tahun baru untuk berubah, justru sering berakhir dengan kegagalan atau sekadar wacana.
Terkait upaya mewujudkan cita-cita di tahun 2026, Doktor UGM Yogyakarta tersebut menekankan pentingnya kerja keras dan mental pantang menyerah. Namun demikian, ia juga menyampaikan satu pesan penting lainnya, yaitu keberanian untuk menerima perubahan dalam perjalanan hidup.
“Jangan takut untuk berubah dan menerima perubahan,” imbuhnya.
BACA JUGA: Tiga Kunci Jitu Pilih Teknologi Pembelajaran untuk Mahasiswa Asistensi Mengajar
Lebih lanjut, bagi mahasiswa yang ingin tampil lebih produktif dan ‘keren’ di masa depan, ia menyarankan untuk membiasakan hobi kecil yang bermanfaat dan dilakukan secara rutin. Menurutnya, konsistensi atau istikamah jauh lebih bernilai dibandingkan aktivitas besar yang dilakukan hanya sesekali.
“Membaca buku atau olahraga ringan yang dilakukan secara rutin, misalnya setiap selesai salat, jauh lebih bermanfaat daripada melakukan hal serupa seharian penuh lalu berhenti sama sekali,” jelasnya.
Sebagai penutup, Ari Abi Aufa mengingatkan bahwa tahun baru sejatinya hanyalah pergantian kalender. Kesuksesan hidup tetap bertumpu pada nilai-nilai yang tidak lekang oleh waktu. Yakni kerja keras, istikamah, keberuntungan, serta takdir dari Tuhan Yang Maha Esa.
Reporter: Dwi Kartika Putri
Layout Foto: M. Chanif C
Editor: Putri Dharma Yanti




