Site icon Pendidikan Agama Islam

Alfan-Alfin, Pesilat Kembar dari Prodi PAI Unugiri Raih Medali Emas

pai.unugiri.ac.id, BOJONEGORO-Saudara kembar Ahmad Alfan Khoiruli dan Ahmad Alfin Khoiruli, Mahasiswa dari Prodi Pendidikan Agama Islam Unugiri, berhasil mengukir prestasi Juara 1 Kategori Ganda Dewasa Putra dalam Kejuaraan Pencak Silat Pagar Nusa Wilayah Jawa Timur Ke-IX.

Kompetisi bergengsi ini berlangsung selama empat hari berlokasi di MAN 4 Denanyar, Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif, Jombang mulai Rabu (24- 28/12/25).

Kata diwawanca Jurnalis Prodi, kemenangan tersebut tidak didapat dengan mudah. Alfan dan Alfin harus sregep latihan serta melewati proses seleksi yang sangat ketat. Bahkan sebelum mencapai babak Grand Final, mereka terlebih dahulu berjuang di tingkat Kejurcab Bojonegoro dan Babak Kualifikasi Zona E Pantura yang meliputi wilayah Gresik, Bawean, Lamongan, Tuban, dan Bojonegoro.

“Persiapannya kurang lebih selama dua bulan sebelum babak Grand Final,” ujar Alfin saat diwawancarai melalui pesan WhatsApp.

Meski sibuk urusan akademik sebagai mahasiswa semester 3 Prodi PAI, keduanya dikenal aktif dalam UKM Pagar Nusa Unugiri. Keaktifan di organisasi, mereka jadikan wadah latihan rutin yang mendukung prestasi di gelanggang silat. Rasa syukur mendalam itulah yang kemudian dirasakan oleh keduanya, saat medali emas berhasil dibawa pulang ke kampus tercinta.

Alhamdulillah, bisa mencapai Kejurwil dan membawa medali” ungkap Alfan.

BACA JUGA: Mahasiswi PAI Juara Lomba Media Pembelajaran Tingkat Nasional

Menutup wawancara, si kembar inspiratif tersebut memberikan pesan motivasi bagi sesama mahasiswa, khususnya di lingkungan PAI Unugiri. Menurut mereka, kunci utama dalam berprestasi adalah keberanian untuk memulai.

“Jika kamu ingin berprestasi dan mengembangkan bakatmu, mulailah dari rasa ingin. Karena rasa ingin akan membuatmu penasaran dan mencoba hal yang kamu inginkan,” pesan mereka secara kompak.

Terhadap prestasi membanggakan tersebut, Kaprodi PAI Su’udin Aziz, memberikan ucapan selamat. Ia juga pesan kepada si kembar, untuk senantiasa menggali keunggulan yang ada pada setiap individu hingga melahirkan juara.

“Setiap dari kita punya keunggulan. PR-nya kemudian, mengelola dan mengasah keunggulan itu hingga menjadikan juara itu butuh ketekunan,” tuturnya.

Tercatat, lebih dari 294 atlet (berdasarkan data finalis) hingga 400 peserta dari berbagai kabupaten, turut ambil bagian dalam ajang tahunan ini. Persaingan yang sengit di kategori Seni Ganda Dewasa Putra menuntut sinkronisasi dan fisik yang prima dari pasangan kembar tersebut.

Reporter: Dwi Kartika Putri
Layout Foto: M. Chanif C
Editor: Putri Dharma Yanti

Exit mobile version