pai.unugiri.ac.id, BOJONEGORO-Menjelang pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) Senin (05/01/26) besok, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu sekaligus Dosen Prodi PAI Saeful Anwar, memberi pesan penting agar sukses melaluinya.
Saat Jurnalis Prodi PAI wawancara melalui WhatsApp Minggu (04/01/26), beliau menekankan bila UAS seharusnya tidak dipandang sebagai beban angka semata. Melainkan, sebuah instrumen penting untuk mengukur kualitas pembelajaran yang telah dilalui satu semester.
Saeful panggilan akrab Saeful Anwar, menjelaskan tiga aspek kesiapan yang wajib dipenuhi mahasiswa, sebelum menghadapi lembar ujian UAS.
Pertama, adalah kesiapan substantif, di mana mahasiswa memahami Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), CPMK, dan materi inti. Kedua, adalah kesiapan metodologis, yakni kemampuan menjawab secara sistematis, argumentatif, dan berbasis referensi. Ketiga, adalah kesiapan etik yang tentunya meliputi kejujuran, kemandirian, dan kedisiplinan.
“UAS bukan soal hafalan, tetapi kemampuan mengintegrasikan pengetahuan,” ujarnya.
BACA JUGA: Lebih dari Sekadar Kalender Baru, Nasihat Bijak Dosen Filsafat untuk Mahasiswa PAI
Doktor UIN Surabaya tersebut juga menyoroti, bahwa standar kualitas jawaban seorang mahasiswa tercermin dari kejelasan konsep dan ketepatan analisis. Ia memperjelas, bila jawaban yang baik adalah jawaban yang mampu mengaitkan teori dengan konteks nyata di lapangan.
“Jawaban bermutu menunjukkan, bukan sekedar tahu. UAS adalah instrumen evaluasi ketercapaian capaian pembelajaran, bukan sekadar penentu dari suatu nilai,” imbuhnya.
Kesalahan Umum
Saeful, juga tidak lupa menyoroti, bila terdapat kesalahan umum yang sering dilakukan mahasiswa yaitu: pola belajar instan atau sistem kebut semalam, menghafal tanpa memahami, serta tidak membaca soal secara utuh; sehingga jadi hambatan bagi mahasiswa dalam menunjukkan kompetensi yang sebenarnya.
Karenanya, beliau mengingatkan bila pola belajar yang terburu-buru, menunjukkan proses belajar yang belum reflektif dan berkelanjutan.
Mengakhiri wawancara, Saeful juga memberikan suntikan semangat bagi seluruh mahasiswa PAI, yang akan berjuang esok hari. Beliau mengimbau, mahasiswa untuk tetap tenang dan mengedepankan integritas.
“Jawablah dengan jujur sesuai pemahaman, karena mutu pembelajaran diukur dari proses berpikir, bukan kesempurnaan jawaban. UAS adalah cermin kualitas belajar Anda, bukan sekedar angka di KHS,” pungkasnya.
Reporter: Dwi Kartika Putri
Layout Foto: M. Chanif C
Editor: Putri Dharma Yanti

