Site icon Pendidikan Agama Islam

Perdalam Pemahaman Fikih Jenazah, HMP PAI adakan Workshop

pai.unugiri.ac.id, BOJONEGORO – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) PAI Fakultas Tarbiyah Unugiri sukses menyelenggarakan Workshop Transformasi Pemahaman Fikih Jenazah: Dari Kajian Teoritis Menuju Keahlian Praktis Terstandarisasi Sabtu (2/5/26), di Auditorium Hasyim Asy’ari Lt. 3 Gedung Rektorat.

Acara itu, menghadirkan Dosen PAI Ahmad Rifqi Azmi sebagai pemateri, dan diikuti 145 peserta.

Kaprodi PAI, Su’udin Aziz menyampaikan apresiasi mendalam kepada panitia dan HMP yang telah memfasilitasi kebutuhan kompetensi mahasiswa. Beliau menekankan bahwa di era saat ini, dunia pendidikan juga merupakan bagian dari industri yang menuntut kebermanfaatan nyata.

“Kita tidak hanya mempelajari fikih secara teori, tetapi juga harus mampu mengaplikasikannya dikehidupan nyata agar menjadi orang yang bermanfaat bagi sekitar,” tuturnya.

Beliau juga berbagi cerita mengenai masa studinya, mendorong mahasiswa untuk terbuka mempelajari banyak hal karena tantangan di dunia kerja setelah lulus tidak bisa diprediksi.

Sementara, Ahmad Rifqi Azmi selaku pemateri, menjelaskan perihal aspek pemulasaran jenazah. Mulai dari tindakan saat menghadapi orang yang dalam kondisi nazak, hingga proses penguburan. Selain itu, peserta juga dibekali mengenai hal-hal yang harus dilakukan dan yang dilarang dalam pemulasaran sesuai syariat yang benar.

BACA JUGA: Siapkan Bekal Mengajar Al-Qur’an Bersertifikat, Mahasiswa PAI Unugiri Dibekali Workshop An-Nahdliyah

Ketua panitia Jeffy Sofiyani, menjelaskan tema ini dipilih sebagai respon atas kebutuhan mahasiswa akan keahlian praktis terstandar, yang ternyata mendapat antusiasme peserta.

“Ini merupakan proker HMP PAI, untuk menguatkan kompetensi keagamaan yang aplikatif, tidak hanya dari internal PAI tetapi juga dari delegasi luar seperti Institut Attanwir Bojonegoro,” terangnya.

Moch. Miftahchur Rohman, salah satu mahasiswa menilai bila pelaksanaan kegiatan semacam ini sangat positif, karena memberikan pengetahuan yang bersifat praktis. Ia juga berharap, agar edukasi ini terus berlanjut bagi mahasiswa lainnya.

“Semoga kegiatan seperti ini, terus diselenggarakan dan diikuti oleh lebih banyak peserta, karena ilmunya sangat penting untuk diterapkan dalam kehidupan”, ungkap mahasiswa Prodi PAI yang duduk di semester 4.

Hal senada juga disampaikan Siti Kholifatul Fiada, bila kegiatan ini menjadi jembatan yang sangat relevan antara materi perkuliahan dengan kebutuhan nyata.

Workshop ini menjembatani celah antara materi di dalam kelas dengan kebutuhan nyata di tengah masyarakat,” imbuhnya.

Reporter: Dwi Kartika Putri
Layout Foto: M. Chanif C
Editor: Putri DY

Exit mobile version