
Etika Menghubungi Dosen: Sopan dalam Berkomunikasi, Nyaman dalam Berinteraksi
10/08/2026pai.unugiri.ac.id, Bojonegoro– Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah Unugiri, kembali membuktikan kualitasnya. Pada puncak Audit Mutu Internal (AMI) Tahun Akademik 2025/2026 yang ditutup Jumat (14/8/26), prodi tersebut mendapat ketercapaian Key Performance Indicator (KPI) tertinggi, yakni 95,79%. Capaian luar biasa itu, menempatkannya di posisi puncak dari 18 prodi.
Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Saeful Anwar, memberi apresiasi tinggi atas konsistensi Prodi PAI. Menurutnya, angka 95,79% mencerminkan efektivitas tata kelola dan budaya continuous improvement yang hidup di prodi tersebut. Beliau juga menambah bila, ketercapaian itu tidak terlepas dari kepemimpinan.
“Kepemimpinan Kaprodi dalam mengorkestrasi seluruh sivitas akademika-dosen, tendik, dan mahasiswa bergerak secara solid. PAI sudah menunjukkan keunggulan di tingkat nasional. Sekarang, saatnya menargetkan keunggulan di level internasional,” pinta Saeful.
BACA JUGA: Dua Srikandi PAI Unugiri Juara 1 Kejurda Silat
Meski telah sukses meraih tertinggi, Saeful panggilan akrab Saeful Anwar memberi pesan bagi PAI (maupun prodi Unugiri-red) agar tidak berpuas diri atas hasil yang diraih. Bagi beliau, yang lebih penting adalah menjadikan penjaminan mutu sebagai ikhtiar yang tiada henti untuk melakukan perbaikan lebih baik.
“Setiap temuan harus ditindaklanjuti, setiap capaian harus ditingkatkan, dan setiap praktik baik harus direplikasi. Target akhirnya bukan sekadar memperoleh penghargaan, tetapi membangun Unugiri yang unggul, berbudaya mutu, dan berdaya saing nasional maupun internasional,” pesannya.
Bukti
Ketua Prodi PAI, Su’udin Aziz, menyampaikan rasa syukur atas hasil yang berhasil dipertahankan oleh timnya. Setelah tahun 2025 lalu meraih ‘The Best AMI Award’, tahun ini dinobatkan sebagai prodi dengan ketercapaian KPI tertinggi.
“Ini menjadi bukti, apa yang kami lakukan sejalan dengan KPI dan terukur. Semoga kami dapat terus mempertahankan prestasi ini,” ungkap Su’udin.
Hal yang sama disampiakan Sekprodi Pramesti Wulandari. Kala diwawancarai via WhatsApp, beliaumenegaskan skor tinggi ini merupakan buah dari konsistensi, kerja sama tim, dan komitmen perbaikan berkelanjutan. Bukan sekadar persiapan instan menjelang audit.
Karenanya, beliau menambah, ke depan prodi akan berfokus mempertahankan mutu Tri Dharma, memperkuat publikasi, penyerapan lulusan, serta menjadikan hasil AMI ini sebagai modal utama menuju akreditasi.
“Meraih KPI tertinggi tentu menjadi kebanggaan, tapi bagi kami ini juga menjadi tantangan untuk mempertankan dan meningkatkan capaian tersebut,” tuturnya.
Reporter: Nur Fadhilah
Layout Foto: M. Chanif C
Editor: Dwi Kartika Putri




